Sosial
Kamis, 16 Februari 2017 - 02:01:55 | kurniawan / Sorot Sukoharjo

Tinggi Air Muka Bengawan Solo Masih Tinggi, Anggota SAR Siaga Bencana
Tinggi Air Muka Bengawan Solo Masih Tinggi, Anggota SAR Siaga Bencana
Petugas dan warga menaiki sampan di lokasi banjir di Mojolaban (Foto by Kurniawan)

Sukoharjo,(sorotsukoharjo.com)--Intensitas hujan yang tinggi pada beberapa waktu terakhir ini mengakibatkan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Bengawan Solo masih terpantau sangat tinggi. Indikator TMA bahkan sudah menyentuh garis hijau alarm banjir sebagaimana yang terpantau di Pos Bacem. Dengan kondisi cuaca yang masih mendung tebal dan diprediksi akan terjadi hujan, membuat potensi terjadinya bencana banjir sangat besar.

Mengantisipasi kemungkinan terburuk, sejumlah petugas SAR Sukoharjo sudah diperintahkan untuk siaga satu. Para personel dikumpulkan di posko SAR sehingga sewaktu-waktu bisa dikerahkan ke lokasi bencana. 

“Kita masih siaga di mako meskipun banjir yang tadi malam sudah berangsur surut mengingat cuaca masih sangat berpotensi terjadi hujan. Sambil istirahat pasca operasi tadi malam, kita juga bersiap-siap,” kata Kabid Ops SAR Sukoharjo, Muchlis, Rabu (15/02/2017) siang.

Anggota SAR Sukoharjo sendiri sejak Selasa (14/02/2017) malam hingga Rabu pagi tadi melakukan operasi membantu warga terdampak banjir. Tak sedikit warga yang harus diungsikan guna mengantisipasi bencana banjir semakin memburuk. Sedikitnya ada sekitar 50 orang yang harus mengungsi karena ketinggian air di dalam rumah mereka mencapai 50 cm.

Saat ini banjir sudah mulai surut, meskipun belum secara keseluruhan, namun warga yang mengungsi sudah berangsur pulang ke rumah masing-masing. Beberapa lokasi banjir Selasa malam hingga Rabu pagi adalah, Desa Tegalmade, Desa Kadokan, Kelurahan Sonorejo dan Desa Tiyaran.

“Ada beberapa titik yang tersebar di beberapa kecamatan, namun yang paling tinggi di Nusupan,” tandasnya.

Berita Terkait :